Back to blogs
Haha… three months I leave this blog without updating it. Guess it’s time to bloggings again.
Enjoy your time here. ![]()
Menampilkan Top Command
Bukan, bukan command top yang buat nampilin system process itu. Maksudnya nampilin command-command yang paling sering digunakan yang diurutin dari yang paling sering. Saya dapet trik ini dulu di forum, jadi entah siapa author yang sebenarnya.
Commandnya itu kayak gini:
history | awk '{a[$1]++ } END{for(i in a){print a[i] " " i}}' | sort -rn | head
Penjelasannya? Google aja deh, he he he!
Mungkin repot juga kalau mesti copy paste tiap kali mau tau top command kita, jadi kita bikinin aja tu baris command ke script.
Buka editor favorit anda, dan copas script di bawah:
#!/bin/bash
cat ~/.bash_history | awk '{a[$1]++ } END{for(i in a){print a[i] " " i}}' | sort -rn | head
exit
Loh kok engga pake history? Yah berhubung history itu bukan nama aplikasi, jadi sebagai gantinya kita baca file history yang ada di home direktori dengan command cat. Simpen file tersebut, misal namanya TOPCMD di folder bin di user home direktori. Jangan lupa dikasih permission execute, chmod +x ~/bin/TOPCMD. Kalau sudah coba dijalankan dengan command TOPCMD:
101 cd
87 ll
76 ls
63 RECDISKFREE
61 su
44 VisualBoyAdvance
41 sudo
36 rpm
26 vi
25 htop
Ha ha ha! Ketahuan suka maen game GBA!
Kopdar #10
Buat para pengguna openSUSE semuanya, jangan lupa minggu nanti Insya Allah Kopdar ke-10 Komunitas openSUSE bakal dilaksanakan. Dimana? Meluncur ke sini untuk lebih jelasnya.
Ayo jangan malu-malu(?), kita kumpul semua disana, sekalian halal-bihalal. Yang masih punya kue lebaran sangat disarankan untuk dibawa serta.
Mengecek Space Harddisk
Mengecek space harddisk gampang dilakukan di lingkungan GUI, tapi kalau lagi menggunakan CLI? Linux memberikan banyak cara untuk hal itu, salah satunya menggunakan aplikasi df.
Buka terminal emulator favorit anda. Coba jalankan df dan anda bakal mendapatkan hasil kira-kira seperti di bawah ini:
Filesystem 1K-blocks Used Available Use% Mounted on
/dev/sda6 15488716 11300180 3401756 77% /
udev 1036884 1180 1035704 1% /dev
/dev/sda7 11922804 8470884 2846272 75% /home
/dev/sda1 6285156 4188352 2096804 67% /mnt/backup
/dev/sda5 40937664 36440224 4497440 90% /mnt/data
/dev/sda2 20482872 13136336 7346536 65% /mnt/win
/dev/sr0 4494264 4494264 0 100% /media/SU1100.001
Ada 6 kolom yang masing2 kolom tentunya sudah bisa dilihat apa maksudnya. Tapi angka yang digunakan untuk menggambarkan spacenya menggunakan byte, yang jelas sangat kurang nyaman untuk mata manusia. Untuk mencegahnya gunakan option -h untuk aplikasi df menjadi df -h, dan hasilnya akan seperti di bawah ini:
Filesystem Size Used Avail Use% Mounted on
/dev/sda6 15G 11G 3.3G 77% /
udev 1013M 1.2M 1012M 1% /dev
/dev/sda7 12G 8.1G 2.8G 75% /home
/dev/sda1 6.0G 4.0G 2.0G 67% /mnt/backup
/dev/sda5 40G 35G 4.3G 90% /mnt/data
/dev/sda2 20G 13G 7.1G 65% /mnt/win
/dev/sr0 4.3G 4.3G 0 100% /media/SU1100.001
Nah sekarang kan lebih enak dilihat.Oh iya tahu maksudnya -h? Human readable, he he he!
Met Idul Fitri
Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
